Sabtu, 15 Oktober 2011

ANTARA - Hiburan

ANTARA - Hiburan


Prosesi pernikahan GKR Bendara siap digelar

Posted: 15 Oct 2011 04:55 AM PDT

Kanjeng Pangeran Harya (KPH) Yudanegara. SE. Msi (kanan) dan Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara BA (kiri).(ANTARA/Noveradika)

Berita Terkait

Video

Yogyakarta (ANTARA News) - Prosesi ritual pernikahan GKR Bendara dengan KPH Yudanegara siap digelar dan semua pihak yang terlibat tinggal memantapkan diri, kata putri sulung Sultan Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X, GKR Pembayun.

"Persiapannya hampir 100 persen beres, semoga lancar. Tadi dilakukan gladi bersih panggih atau temu pengantin," katanya usai gladi bersih prosesi pernikahan GKR Bendara dengan KPH Yudanegara di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia, rangkaian prosesi pernikahan putri bungsu Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X, GKR Bendara, dengan KPH Yudanegara akan mulai berlangsung Minggu (16/10) hingga Selasa (18/10).

Prosesi pernikahan dimulai dengan nyantri mempelai pria, siraman, midodareni, ijab qabul atau akad nikah, panggih (temu) pengantin, kirab pengantin, dan resepsi pernikahan di Kepatihan.

"Prosesi pernikahan tidak hanya dilakukan di keraton, tetapi juga di luar keraton, yakni kirab pengantin dari keraton menuju Kepatihan dan resepsi pernikahan di kompleks kantor gubernur DIY," katanya.

Di sejumlah titik di sekitar keraton tampak rangkaian hiasan baik dari janur (daun kelapa yang muda) dan bunga-bunga segar mulai terpasang untuk menyambut tamu.

Sementara itu, Sekretariat Bersama (Sekber) Keistimewaan DIY akan menggelar pesta rakyat selama dua hari, 17-18 Oktober 2011 dengan beragam acara untuk memeriahkan pernikahan putri bungsu Sultan.

"Kami menyediakan ratusan penjual angkringan yang menyajikan aneka minuman dan makanan yang bisa dinikmati gratis oleh masyarakat di sekitar Monumen Serangan Oemoem 1 Maret," kata Ketua Sekber Keistimewaan DIY Widihasto Wasana Putra.

Menurut dia, semua itu merupakan sumbangan sukarela dari berbagai perusahaan swasta, organisasi profesi, dan sejumlah komunitas untuk menyambut pernikahan GKR Bendara dengan KPH Yudanegara.

"Selain pesta angkringan, di Jalan Malioboro juga digelar berbagai pertunjukan seni kerakyatan seperti Theklek Jathilan, Tari Ndolalak, dan Tari Kijang Sangkar. Pertunjukan seni itu melibatkan warga dari beberapa daerah seperti Solo, Boyolali, dan Magelang," katanya.

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full content generated by Get Full RSS.

Pernikahan Putri Sultan tanpa kirab "mubeng beteng"

Posted: 15 Oct 2011 03:02 AM PDT

[unable to retrieve full-text content]Prosesi pernikahan putri bungsu Sri Sultan Hamengku Buwono X, GKR Bendara dengan KPH Yudanegara, dilaksanakan tanpa kirab mubeng beteng (mengeliling benteng) Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan