Khamis, 28 April 2011

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Pertemuan Antasari-Boediono Bukti Kasus Century Politis

Posted: 28 Apr 2011 10:57 PM PDT

JAKARTA- Pengakuan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar soal pertemuannya dengan Boediono membuktikan kasus Bank Century bernuansa politis.

Pertemuan dilakukan saat Boediono masih menjadi Gubernur bank Indonesia.
"Mungkin saja benar adanya pertemuan itu. Karena Antasari banyak mengetahui soal Century," kata Aktivis Benteng Demokrasi Rakyat Mustar Bona Ventura saat dihubungi okezone, Jumat (29/4/2011).

Apalagi saat itu sambung Mustar yang kini sedang terganjal kasus pencemaran nama baik aliran dana Century , Antasari sedang menangani beberapa kasus dugaan korupsi dana IT KPU, Bank Century, dan BLBI.

"Pertemuan itu sangat mungkin terjadi karena skandal Century melibatkan banyak pihak istana," ucapnya lagi.

Hal ini yang selanjutnya ditakutkan oleh penguasa sehingga merekayasa kasus Antasari sedemikian rupa agar tertutup.

Sebelumnya, terpidana 18 tahun kasus pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen ini mengaku, bertemu dengan Boediono di ruang kerjanya saat dia masih menjabat sebagai Ketua KPK.

"Banyak orang yang tidak tahu kasus Century. Mungkin jawabannya ada sama Pak Boediono," ujar Antasari kepada okezone di Lapas Tangerang, Kamis (28/4/2011) kemarin.

Mantan jaksa ini menambahkan, dalam pertemuan tersebut dirinya sempat mengatakan kepada Boediono, jika tidak segera dituntaskan (kasus Bank Century), maka KPK-lah yang akan mengusut tuntas kasus tersebut.

"Saya pernah berbicara dengan dia. Kalau Bapak tidak teruskan, saya usut," terangnya.
(crl)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Granat Aktif Diduga Milik Teroris Ditemukan Pemulung

Posted: 28 Apr 2011 10:52 PM PDT

TANGERANG- Sebuah granat aktif diduga peninggalan teroris Pamulang ditemukan di Jalan Madrasah Rt 01/03, Pondok Benda, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Granat berbentuk Manggis, dengan kode camp P Lot EC-82 H 601-001, itu pertama kali ditemukan oleh Halili (41), di dalam tumpukan barang bekas miliknya.

"Granat itu ada dalam kotak bekas. Setelah saya buka kotak itu, ternyata isinya granat aktif," ujar pemulung tersebut, kepada okezone, Jumat (29/4/2011).

Ditambahkan Halili, pada awalnya dia tidak tahu jika granat itu masih aktif. Dia pun sempat membuka platuknya setengah. Beruntung, granat tidak langsung meledak dan membunuhnya. "Saya kira pertama mainan. Setelah tahu itu granat aktif saya langsung membuangnya di kebun pisang depan lapak saya," tambahnya.

Karena takut, Halili lantas melaporkan temuannya tersebut kepada petugas dari Polsek Pamulang. Kemudian, petugas Polsek Pamulang dan tim Gegana dari Polda Metro Jaya datang ke lokasi kejadian.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari petugas kepolisian maupun tim Gegana, terkait temuan granat Manggis tersebut. Untuk mengamankan lokasi kejadian, petugas memasang garis polisi.
(ugo)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen