Khamis, 28 April 2011

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Mantan Wapres AS Al Gore Puji Indonesia

Posted: 28 Apr 2011 08:54 AM PDT

JAKARTA - Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Al Gore berkesempatan melakukan diskusi mengenai lingkungan hari ini. Diskusi ini dilakukan melalui video conference dari AS yang dihubungkan ke Jakarta lewat @america.

Dalam diskusi tersebut, Gore sempat memandang positif perkembangan yang dilakukan Indonesia dalam pelestarian lingkungan. Mantan Wapres AS ini memuji perjanjian kehutanan yang dilakukan Indonesia dan Norwegia.

"Indonesia menjadi salah satu negara terdepan yang mengambil tindakan dalam perubahan iklim," ungkap Al Gore dalam diskusi yang disiarkan melalui video conference, Kamis (28/4/2011)

Pemenang Nobel ini mengajak semua negara-negara di dunia untuk bekerja sama dengan Indonesia dan melindungi hutan Indonesia. Gore pun menilai penting peran pemerintah dalam mendukung hal ini.

"Amat penting bagi Pemerintah Indonesia untuk memberikan "hadiah" yang setimpal bagi para pelanggar aturan lingkungan," lanjutnya.

Gore  juga mengatakan peran pelaku bisnis dalam penanganan perubahan iklim yang terjadi saat ini.  "Dunia bisnis saat ini harus memikirkan komitmen lingkungan yang terbukti sangat penting untuk para konsumer," tuturnya.

Menarik pula melihat Gore yang merasa malu karena AS menjadi satu-satunya negara yang belum menandatangani Protokol Kyoto. Namun dirinya yakin hal ini akan datang dan dirinya yakin AS akan menandatangani Protokol Kyoto.(ful)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Indonesia Desak Thailand-Kamboja Lakukan Gencatan

Posted: 28 Apr 2011 06:10 AM PDT

JAKARTA - Indonesia mendesak Thailand dan Kamboja untuk melakukan gencatan senjata, menyusul baku tembak yang terjadi di perbatasan Thailand-Kamboja baru-baru ini.


"Sekompleks apapun permasalahannya, yang sangat hakiki dan sangat mendasar adalah harus ada gencatan senjata.  Gencatan senjata itu harus sekarang, segera saat ini. Itu tuntutan kita saat ini," ungkap Menteri Luar Negeri RI Marty Natelagawa di Jakarta, Kamis (28/4/2011).


Menurut Menlu Natalegawa gencatan senjata amat penting dilakukan oleh kedua negara. "Tanpa gencatan senjata, mustahil ada ruang untuk perundingan. Mustahil ada ruang untuk bisa menyelamatkan warga sipil di wilayah perbatasan," lanjutnya.


Selain itu Menlu juga menambahkan bahwa tim peninjau atau observer Indonesia di kedua wilayah perbatasan kedua negara, harus dilakukan sesuai dengan kerangka acuan. 


"Kerangka acuan (untuk observer Indonesia) saat ini tengah dibincangkan dan kemajuannya sangat baik. Kami harap dapat mengirim tim observer secepat mungkin," ucap Menlu Natalegawa.


Menlu Natalegawa menambahkan, selain perlu mendapatkan persetujuan dari kedua pihak yang bertika, penggelaran tim observer Indonesia harus pula ditentukan aspek lain. Aspek tersebut menurut menlu adalah kondisi yang kondusif di wilayah perbatasan.

(faj) Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen