Ahad, 23 Januari 2011

Sindikasi welcomepage.okezone.com

Sindikasi welcomepage.okezone.com


Fokus Osieck Selanjutnya: Uzbekistan

Posted: 23 Jan 2011 01:01 AM PST

DOHA – Selesai melontarkan pujian atas kemenangan yang diperoleh tim asuhannya dari tangan Irak, Holger Osieck yang menukangi Australia langsung mengalihkan perhatian ke laga krusial di partai semifinal kontra Uzbekistan.  
Osieck tahu, Uzbekistan menjadi salah satu kandidat peraih mahkota Piala Asia mencermati sepak terjang fantastisnya di babak penyisihan grup. Bahkan, tim arahan Vadim baramov itu keluar sebagai pemuncak klasemen grup A. Lanjut di putaran perempatfinal, Uzbekistan menumbangkan Jordania dengan skor tipis 2-1.
 
Berkaca dari rapor berkilau Uzbekistan, Osieck pun mewanti-wanti kepada anak asuhnnya, segera melupakan euforia kesuksesasan kontra Irak. "Itu dua langkah di depan," tegas Osieck di situs resmi Piala Asia, Minggu (23/1/2011)
 
"Saya senang dengan kinerja tim. Kami menunjukkan karakter besar dalam game ini, Pertandingan berikutnya versus Uzbekistan sedang menunggu, saya melihat mereka sebagai tim yang bagus juga, mereka memainkan gaya sepakbola yang berbeda dan itu akan menjadi tantangan yang berbeda pula," tutur Osieck memetakan kekuatan Uzbekistan, tim oposisi yang Australia hadapi di semifinal nanti.
 
"Pertama kami harus mengisi ulang baterai kemi. Baru kami melihat pertandingan lawan Uzbekistan. Ini merupakan sasaran berikutnya dan saya tidak mau melihat jauh dari itu," tutup Osieck yang enggan memasang target Australia keluar sebagai kampiun Piala Asia 2011.
(fmh)

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

"Kasus Gayus Tak Membuat Investor Berubah Sikap"

Posted: 23 Jan 2011 12:57 AM PST

JAKARTA - Terungkapnya sejumlah kasus mafia pajak yang salah satunya paling fenomenal, Gayus Tambunan, rupanya tidak menggoyahkan minat para investor terutama asing untuk berinvestasi di Indonesia.

"So far tidak ada (pengaruhnya), adanya indikasi Gayus ini tidak membuat para investor mengubah sikap mereka," ungkap Kepala BKPM Gita Wirjawan di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (23/1/2011).

Gita menambahkan kalau investor masih berani untuk investasi di Indonesia itu berarti mereka sudah memikirkan sikap mereka untuk 10 atau 15 tahun kedepan

"Jangan lupa, orang atau investor yang berinvestasi di Indonesia mereka sudah mengambil sikap untuk 10 atau 15 tahun kedepan, Itu adalah pandangan umum investor," tambahnya

"Sampai hari ini tidak ada komunikasi yang mengatakan ragu atau mengubah investasi mereka" pangkasnya

Sebagaimana diketahui, kasus mafia pajak cukup meresahkan masyarakat terutama kalangan pengusaha yang berniat berinvestasi di Indonesia.

Pasalnya, Gayus Tambunan sendiri mengungkapkan bila dalam kasusnya kemungkinan melibatkan Dirjen Pajak, di mana kasus ini dikatakannya diarahkan satgas yang mengarahkan dan mengalihkan.

"Satgas yang mengarahkan dan mengalihkan mafia pajak yang kemungkinan melibatkan Direktur dan Dirjen Pajak," kata Gayus usai putusan sidangnya.

Gayus sendiri divonis tujuh tahun penjara oleh Majelis Hakim PN Jakarta Selatan. Selain divonis tujuh tahun, Gayus juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp300 juta. Putusan ini lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yakni 20 tahun penjara serta denda Rp500 juta. Namun, hingga saat ini kasus mafia pajak belum juga tuntas sampai ke akarnya.(adn)(rhs)

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen