Jumaat, 28 Jun 2013

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Naikkan Harga BBM, Pemerintah Dituding Pro Asing

Posted: 28 Jun 2013 12:58 AM PDT

NASIONAL

Jum'at, 28 Juni 2013 14:58 wib

Arief Setyadi - Okezone

JAKARTA - Sekjen Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) Adhie Massardi menuding kebijakan pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi karena ada kepentingan asing.
 
"Secara keseluruhan kenaikan harga BBM ini kita tahu ada tekanan dari pihak luar IMF  dan Bank Dunia, ada subsidi dikurangi, ini penting bagi asing agar daya saing ekonomi di Indonesia jadi turun," katanya saat ditemui di acara dialog publik Subsidi BBM dan Kejahatan Konstitusi di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (28/6/2013).
 
Menurut dia, alasan pemerintah menaikkan harga BBM karena dikawatirkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) jebol merupakan sebuah kebohongan publik. Pasalnya, berbagai analis telah mengkaji dan memberikan pandangannya, jika harga BBM tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap APBN. Bila dibandingkan dengan dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat.
 
"Ini dampaknya jangka panjang dari pengurangan subsidi itu. Lagipula kalau penggunaannya untuk rakyat apa salahnya (disubsidi). Jadi enggak ada alasan, kalau harga BBM kita tidak di subsidi," tukasnya.
 
Untuk itu, pihaknya  meminta agar pemerintah bisa bersikap jujur dengan latar belakang menarik subsidi BBM tersebut.
(ful)

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Ini Alasan DPO Terorisme Poso Menyerahkan Diri ke TNI

Posted: 28 Jun 2013 12:27 AM PDT

NUSANTARA

Jum'at, 28 Juni 2013 14:27 wib

Yoanes Lita - Sindo TV

POSO - Sugianto (36) alias Su, DPO teroris di Poso, Sulawesi Tengah, mengemukakan alasannya menyerahkan diri ke Makodim 1307/Poso. Dia mengaku keputusan tersebut atas saran dan pertimbangan keluarga. Dia merindukan tiga anak laki-laki dan ayahnya yang saat ini sedang sakit.

Lantas mengapa ke menyerahkan diri ke TNI? Sugianto menganggap menyerahkan diri ke TNI lebih menjamin keselamatannya. Dia khawatir bila menyerahkan diri ke polisi akan dianiaya dan diperlakukan tidak manusiawi.

"Saya berharap mendapat jaminan keselamatan, nantinya tidak akan disiksa bila sudah diserahkan kepada polisi," aku Sugianto, Jumat (28/6/2013).

Motivasi menyerah, tambahnya, karena sudah tidak memiliki pilihan tempat lain untuk kabur.

"Timbang hidup dalam pelarian terus, lebih baik menyerahkan diri. Kangen anak-anak, ayah saya sedang sakit," ujarnya.

Sugianto merupakan satu dari 22 terduga teroris yang diburu polisi. Dia diduga menyuplai logistik untuk kelompok bersenjata pimpinan Santoso di Gunung Biru dan Gunung Koroncopu.

Namun, dia membantah dugaan tersebut dan mengaku tidak terlibat dalam tindak kekerasan dan terorisme di Poso pada 2012.

Seperti diberitakan, pagi tadi sekira pukul 10.00 Wita, Sugianto diserahkan ke Mapolres Poso setelah menyerahkan diri ke Makodim 1307/Poso. Kedatangannya disambut hangat oleh Kapolres Poso, AKBP Susnadi, dengan memeluk tubuh pria tersebut.

Polisi mememuji keputusan Sugianto menyerahkan diri dan berharap jejaknya diikuti DPO lainnya. Kapolres juga berjanji akan memperlakukan Sugianto dengan baik. (Yoanes Lita/Sindo TV/ris)

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Tiada ulasan:

Catat Ulasan