Isnin, 1 April 2013

Sindikasi lifestyle.okezone.com

Sindikasi lifestyle.okezone.com


Orgasme Berkali-kali, Mungkinkah?

Posted: 01 Apr 2013 09:44 AM PDT

BERCINTA, tujuan utama yang diraih selain kenikmatan ialah menciptakan klimaks. Bahkan, tidak hanya satu kali, tapi juga berkali-kali. Mungkinkah hal tersebut diwujudkan?



Setiap pasangan memiliki kepuasan masing-masing dalam kehidupan seksualnya. Secara umum, salah satu takaran kepuasan bercinta ialah penciptaan orgasme yang berhasil diwujudkan. Jika memungkinkan, titik klimaks pun diharapkan terjadi berkali-kali. Nah, apakah Anda tertarik mewujudkannya? Intimacyinmarriage membeberkan tipnya.



Sadarilah bahwa orgasme merupakan masalah Anda
 
Salah satu hambatan terbesar bagi wanita menggapai multiple orgasme ialah tidak semua orang nyaman memiliki orgasme lebih dari sekali. Karenanya, guna mengurangi kenikmatan bercinta, hal itu pun terhambat untuk diwujudkan. Padahal sesungguhnya, hal itu bisa saja dicapai meski sifatnya luar biasa. Namun jika pasangan menghargai keajaiban satu kali orgasme, maka gelombang kenikmatan pun sulit tercipta. Kunci yang bisa dilakukan ialah mulailah peduli dengan kenikmatan seksual Anda sendiri. Pelajarilah tubuh Anda sendiri dan menjelajahi tubuh dengan memberikan stimulasi terutama di klitoris agar mudah mencapai klimaks.
 
Setelah Anda sukses, saatnya mengajari pasangan. Dorong dia untuk mencoba hal yang berbeda. Perhatikan isyarat tubuhnya dan biarkan dia memberikan suguhan berbeda untuk menggiring kenikmatan Anda.



Fokus pada kenikmatan
 
Ketika orgasme pertama berhasil dicapai, saatnya membuka peluang pada orgasme berikutnya. Jangan berhenti pada satu titik semata dan membiarkan peluang tersebut tertutup. Alternatifnya ialah maksimalkan potensi untuk mencipta klimaks berikutnya.



Berhentilah berpikir bahwa hal tersebut tidak mungkin terjadi
 
Kalimat negatif tersebut justru akan menutup kemungkinan yang seharusnya bisa terwujud. Jika Anda mengecilkan kemungkinan untuk menciptakan orgasme berulang, maka tubuh Anda pun kemungkinan akan mengikutinya.
 
Untuk itu, bersikaplah rileks dalam menghadapinya dan nikmatilah setiap detik yang terlewati, sehingga kemungkinan orgasme berulang terbuka lebar.
 
(tty)

Dian Pelangi: Ridho Orangtua Kepuasan bagi Saya

Posted: 01 Apr 2013 09:09 AM PDT

MELAKONI profesi sebagai desainer, Dian Pelangi tak sekadar mengejar keutungan materi atau popularitas semata. Di luar itu, ada hal mulia lain yang dikejarnya.



Bagi Dian Pelangi, terkenal sebagai desainer bukanlah hasil akhir. Meski kebanggaaan tak dipungkiri dirasakannya dengan apa yang didapatnya saat ini, namun ada fokus lain yang membuatnya bahagia luar biasa. Lantas, apakah kepuasan yang dikejarnya tersebut?
 
"Kalau dibicarakan lebih jauh, mungkin tidak hanya mencari popularitas saya. Oke, saya mendesain baju yang disukai banyak orang, namun sesungguhnya bukan sekadar itu. Kepuasan bagi saya ialah ketika orangtua bangga dengan apa yang saya lakukan. Jangka pendeknya memang saya ingin sukses, tapi jangka panjangnya ialah surga dan mendapat ridho Allah, di mana itu ada pada ridho orangtua. Kalau orangtua ridho, sukses jangka panjangnya dapat, ridho Allah juga dapat. Prinsip saya seperti itu," katanya saat bertandang ke redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
 
Dengan fokus tersebut, Dian pun menanyakan pada orangtuanya apakah mereka ridho dengan apa yang dilakukannya saat ini. Ketika restu itu dikantongi, Dian pun merasa lega.
 
"Saya pernah tanya sama bapak dan ibu. Bapak dan ibu ridho tidak jika Dian seperti sekarang ini. Apa yang membuat Dian bisa dapat ridho bapak ibu? Kalau bapak dan ibu ridho Dian seperti ini, Dian sebagai desainer, pakai kerudung, dan sebarkan desain-desain busana, menginspirasi banyak orang, maka Dian lanjutkan," tuturnya.
 
Ketika pertanyaan itu dilayangkan, Dian pun merasa bersyukur karena kedua orangtuanya begitu mendukung apa yang dilakukannya selama ini.
 
"Ya sudah kalau orangtua ridho, Insya Allah dirihoi Allah. Insya Allah tujuan jangka panjangnya dapat. Saya pun berusaha jadi lebih baik, menyenangkan orangtua dan membanggakan mereka," tutupnya. 
 
 
(tty)

Tiada ulasan:

Catat Komen