Selasa, 24 April 2012

Republika Online

Republika Online


Sakit Kepala Seperti Inilah yang Harus Diwaspadai

Posted: 24 Apr 2012 09:11 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, Kendati migrain berat seringkali bikin kita merasa kiamat sudah dekat, sakit kepala sebenarnya tak selalu mengancam nyawa. Namun, sakit kepala berat bisa jadi sinyal adanya sesuatu yang serius.

Bahkan, mungkin saja membutuhkan pertolongan darurat seperti halnya sakit akibat stroke dan meningitis. Memang tak berbahaya, namun ada baiknya mulai memerhatikan sakit kepala jika terasa mulai mengganggu. Berikut adalah sakit kepala yang patut diwaspadai:

Sakit leher dan demam

 Pusing atau sakit kepala akibat leher kaku dan demam bisa jadi merupakan tanda meningitis, suatu peradangan membran di sekitar sistem saraf pusat. Penyakit ini bisa menjadi kritis.

Mual

Sakit kepala lantaran mual berat atau muntah dan adanya masalah saraf seperti kesulitan bicara atau berjalan merupakan tanda stroke di bagian pembuluh darah.

Sakit kepala yang berlebihan

Jika merasakan sakit kepala luar biasa dan tidak pernah dialami sebelumnya, langsung datangi dokter atau unit darurat rumah sakit. Dokter menilai, sakit kepala luar biasa bisa merupakan tanda adanya masalah dalam otak atau adanya pecah pembuluh darah di bagian otak. Dan, tentu saja ini bisa berujung pada kematian.

Jadi, jangan pernah remehkan sakit kepala.

Hiasi Dinding Rumah dengan Parade Foto, Ini Kiatnya

Posted: 24 Apr 2012 08:15 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, Menghias dinding rumah, bagi beberapa orang bisa jadi sangat memusingkan. Beragam pertanyaan berkecamuk, seperti: hiasan apa yang mesti ditempel, di mana harus membeli, dan berapa harganya? Padahal jika mau sedikit berkreasi, masalah seperti itu tak perlu muncul. Sebab, ada cara yang mudah lagi murah untuk menghias dinding, apalagi bagi Anda yang hobi fotografi. Hasil jepretan Anda sudah lebih dari cukup untuk mengubah tampilan dinding ruang Anda menjadi lebih cantik.

Seperti yang ditampilkan di sini, foto bunga terbukti bisa menjadi hiasan dinding yang indah. Proses dan bahan yang diperlukan untuk membuatnyapun sangat murah. Foto-foto bunga yang tampak di sini adalah hasil bidikan dari sebuah kamera digital. Tapi bukan berarti Anda harus menggunakan kamera secanggih ini. Kamera saku biasa juga bisa Anda gunakan. Bahkan jika tak punya waktu untuk berburu foto, Anda bisa 'mengambil' gambar-gambar bunga yang ada di situs-situs internet.

Namun buat Anda yang memang ingin mencoba mencipta foto-foto indah untuk hiasan dinding, beberapa tips berikut sepertinya patut Anda simak.

Buatlah sebanyak mungkin foto-foto dengan tema senada

Akan lebih baik jika objek yang Anda jepret diambil secara close-up. Maksudnya, agar warna dan bentuk objeknya lebih terlihat. Misalnya, objek bunga. Cobalah memotret satu jenis bunga seperti sekuntum mawar, atau jika Anda suka bunga yang berkelompok maka bunga bougenville bisa dijadikan pilihan. Dengan pilihan yang banyak Anda akan mudah memutuskan foto mana yang terbaik.

Pilih sejenis

Setelah memotret dan mencuci filmnya, putuskan foto mana yang akan Anda pasang. Akan lebih indah menyatukan bunga yang sejenis dan warnanya sama dalam satu kelompok.

Menentukan bingkai

Dalam hal ini Anda bisa menggunakan bingkai yang sama untuk bunga yang sejenis. Tapi Anda pun bisa menggunakan bingkai yang berlainan bentuk.

Perbesar foto

Jika Anda ingin menggunakan bingkai yang lebih besar dari foto yang Anda ambil, Anda dapat memperbesarnya. Atau jika mau lebih hemat, Anda bisa memperbesar foto tersebut di mesin foto copy berwarna. Gambar berwarna yang dihasilkan mesin foto copy ini akan tampak seperti foto asli ketika sudah berada di balik kaca bingkai. Yakinlah, para tamu Anda tak akan tahu bahwa gambar dalam bingkai itu hanyalah hasil foto copy.

Hati-hati menata

Untuk bidang dinding yang sempit, sebaiknya bingkai foto ditata secara vertikal. Sedangkan untuk bidang dinding yang luas, Anda bisa menempel lebih banyak bingkai dengan ukuran yang berbeda. Jangan terpaku untuk hanya menempatkan satu foto pada setiap bingkai. Artinya, sah-sah saja bila Anda mengisi setiap bingkai dengan dua atau tiga foto. 

Selamat mencoba! 

Tiada ulasan:

Catat Komen