Selasa, 3 Januari 2012

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


'Sumpah Dunia Akhirat Saya Lihat Orang Mesuji Dilindas Traktor'

Posted: 03 Jan 2012 01:06 AM PST

JAKARTA- Pengambil video amatir tragedi Mesuji, Trubus, menegaskan kalau video yang diambil dirinya tidak pernah direkayasa. Dia berani memberikan pertanggungjawaban dengan menghadirkan saksi serta memberikan bukti kongkret atas peristiwa pelanggaran HAM tersebut.

"Sumpah dunia akhirat, saya yang mengambil, waktu kejadian saya di situ," ujar Trubus kepada wartawan, di Gedung Cawang Kencana, Jalan Mayjen Sutoyo, Selasa (3/1/2012).

Pria yang saat kejadian bertugas sebagai seorang Pasukan Pengaman (PAM) Swakarsa PT Silva Inhutani ini, mengatakan dirinya tergerak menyerahkan video ke pemerintah, karena perbuatan tidak manusiawi itu tidak sesuai dengan hari nuaraninya.  "Pernah melihat orang dilindas traktor? Orang dilempari bom molotov? Itu yang saya lihat sendiri di sana," ungkapnya.

Menurutnya masyarakat di Mesuji benar-benar di langgar HAM nya , karena perbuatan yang tidak manusiawi yang dilakukan oleh aparat keamanan. "Seperti apa kebijaksaan pemerintah melindungi rakyat itu," jelasnya.

Lebih jauh, dia menuturkan berani membeberkan fakta kasus pelanggaran HAM ini, ketika pak Saurip Kadi berkunjung ke Mesuji beberapa waktu lalu. "Saya merasa terlindungi dan saya akan membeberkan lagi, tapi bukan sekarang waktunya, nanti peluru saya habis," terangnya.
(ugo)

Full content generated by Get Full RSS.

Ketum PBNU: Ada Provokator Pembakaran Ponpes Syiah

Posted: 03 Jan 2012 01:01 AM PST

JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menduga ada pihak yang sengaja melakukan provokasi penyerangan sekaligus pembakaran pondok pesantren Syiah di Desa Sumber Gayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
 
"Islam itu mengajarkan toleransi, NU mengecam segala tindak kekerasan. NU didirikan dalam tiga semangat, semangat ukhuwah islamiyah, watoniah dan insaniah," kata Said di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Selasa (3/1/2012). Dia membantah bahwa pembakaran Ponpes Syiah karena konflik antara Sunni dan Syiah.
 
"Ini konflik keluarga, bukan Sunni dan Syiah, bukan NU dan Syiah. Buktinya di Jateng dan Jabar tidak ada masalah," jelasnya.
 
Said meminta, agar konflik dilokalisir supaya tak meluas ke daerah lain.  "Entah (penyebabnya) itu rebutan santri, rebutan wakaf yang jelas ini harus dilokalisir. Besar kemungkinan ada pihak ketiga yang memprovokasi, karena sebelumnya terjadi konflik tetapi cepat selesai. Pasti ada kepentingan dari pihak lain," tegasnya.

(abe)

Full content generated by Get Full RSS.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan