Rabu, 6 Julai 2011

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


8 Tahun Tengkorak Perempuan ini Tergeletak di Rumah

Posted: 06 Jul 2011 06:26 AM PDT

SIDNEY - Kepolisian Australia temukan sebuah tengkorak yang diduga sudah berada selama delapan tahun di dalam rumah milik warga di Sidney. Tengkorak tersebut ditemukan tergeletak di lantai.


Penemuan mengerikan di Surry Hills ini diperkirakan merupakan tengkorak dari seorang perempuan yang memang ditinggal pergi oleh keluarganya. Perempuan itu diketahui terakhir berpisah dari saudaranya saat terjadi perkelahian pada 2003 lalu.


"Saat melakukan pemeriksaan di bagian atas rumah, kami menemukan tengkorak tergeletak di lantai," ungkap pihak kepolisian seperti dikutip Associated Press, Rabu (6/7/2011).


"Tengkorak itu belum diidentifikasi secara resmi. Namun kami yakin itu ada tengkorak perempuan yang ditengarai akan berusia 87 tahun pada bulan depan," lanjut pihak kepolisian.


Kepala polisi Surry Hills Zoran Dzevlan menyatakan perempuan tersebut seperti meninggal beberapa tahun lalu tanpa ada orang yang menyadari. "Hal ini memperingatkan warga untuk tetap memperhatikan siapa pun yang tinggal di lingkungan mereka, terutama para lansia," ucap Kepala Polisi Dzevlan.


Warga setempat kemungkinan besar tidak menyadari keberadaan perempuan tersebut karena aliran listrik ke rumahnya sudah diputus selama bertahun-tahun. Para tetangga mengaku bahwa mereka tidak melihat perempuan itu beberapa tahun lalu, mereka mengira dirinya sudah pindah.

(faj) Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Bahrain Penjarakan 3 Mata-mata Iran

Posted: 06 Jul 2011 04:09 AM PDT

DUBAI - Bahrain menahan satu orang warganya dan dua orang warga asing dengan vonis 10 tahun penjara karena dituding melakukan aksi mata-mata untuk Pasukan Garda Revolusi Iran.

Pengadilan tinggi Bahrain menahan tiga tersangka dalam 10 tahun penjara, satu orang warga Bahrain dan dua warga asing yang bekerja di Kedutaan Besar Iran di Kuwait. Demikian seperti dilansir AFP, Rabu (6/7/2011).

Jaksa penuntut mengatakan, ketiga mata-mata itu beraktivitas sejak 2002 hingga April 2010 di Bahrain. Mereka kedapatan membocorkan informasi ekonomi dan militer ke Pasukan Garda Revolusi Iran.

Tersangka yang merupakan warga Bahrain, direkrut saat dirinya pergi ke Kuwait. Selain Bahrain mereka menyatakan, bahwa Iran juga memata-matai militer Kuwait, militer Amerika Serikat di Kuwait dan instalasi tambang minyak.

Pada awal April lalu, Kuwait mendeportasi tiga diplomat Iran yang diduga menjadi mata-mata. Bersamaan dengan itu, Iran juga mendeportasi beberapa diplomat Kuwait.

Bahrain, bersama dengan negara Arab lainnya tengah menuduh Iran mencampuri urusan domestik Bahrain terkait dengan demonstrasi anti-pemerintahan yang pecah di Bahrain belakangan ini.(rhs)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan