Khamis, 8 November 2012

ANTARA - Mancanegara

ANTARA - Mancanegara


Obama teteskan air mata

Posted: 08 Nov 2012 08:01 PM PST

Presiden AS Barack Obama (ANTARA/REUTERS)

Berita Terkait

Washington (ANTARA News) - Satu cuplikan video mengenai Presiden Barack Obama yang dirilis tim kampanyenya Jumat pagi WIB ini menunjukkan dia menyeka air matanya sehari setelah keterpilihannya kembali, saat dia berterimakasih kepada barisan muda tim kampanye dan relawannya untuk kerja keras mereka.

"Saya sungguh yakin bahwa kalian akan melakukan hal-hal menakjubkan dalam hidup kalian," kata Obama kepada para anggota muda tim kampanyenya di markas besar tim pemenangan pemilunya di Chicago, menyusul kemenangannya atas calon kubu Republik Mitt Romney.

Obama mengatakan tim kampanyenya lebih hebat dari yang dikiranya dalam mewujudkan tujuan-tujuan dan efektivitas dibandingkan saat dia menjadi aktivis komunitas sosial di Chicago di waktu mudanya dulu.

Obama juga menjadi emosional dengan mengatakan upayanya menggapai lagi Gedung Putih ditempuh dengan sepenuh tenaga.

"Karena apa yang kalian telah lakukan adalah berarti apa yang saya tengah kerjakan itu penting.  Saya benar-benar bangga pada itu.  Saya sungguh bangga pada kalian," kata Obama seperti dikutip Reuters, sembari menyeka air matanya.

Para anggota tim kampanyenya ini kemudian menyambut dia dengan aplaus panjang membahana.

Obama juga menjadi emosional pada kampanye terakhirnya Senin waktu AS lalu di  Iowa, di mana suaranya menjadi terbata-bata dan menyeka air mata yang menetes dari ujung matanya, karena bersyukur atas bantuan yang diterimanya selama kampanye. (*)

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Menhan AS kunjungi Australia, Thailand, dan Kamboja

Posted: 08 Nov 2012 07:17 PM PST

Menteri Pertahanan AS Leon Panetta. (reuters.com)

Berita Terkait

Washington (ANTARA News) - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (Menhan AS) Leon Panetta akan berkunjung ke Australia, Thailand, dan Kamboja pekan depan sebagai bagian dari strategi kecenderungan Amerika ke Asia-Pasifik, bahkan saat krisis meminta perhatian dan sumber daya Pentagon di Timur Tengah.

Dalam perjalanan selama sepekan mulai Minggu, Panetta akan menuju ke Perth, untuk menghadiri pertemuan tahunan para menteri AS-Australia yang akan mencakup Menteri Luar Negeri Hillary Clinton, perwira tinggi militer AS Jenderal Martin Dempsey, dan Kepala Komando Pasifik Laksamana Samuel Locklear, kata para pejabat, Kamis.

KTT itu terjadi setelah kedatangan Marinir AS dan unit-unit Angkatan Udara ke Australia utara, sebagai bukti Amerika "menyeimbangkan" kekuatan terhadap Pasifik setelah satu dekade perang di Irak dan Afghanistan.

Pembicaraan akan "memberikan kesempatan untuk meninjau kemajuan persekutuan Korps Marinir dan penyebaran Angkatan Udara ke Australia utara serta membahas langkah-langkah selanjutnya dalam kerja sama penting," kata juru bicara Pentagon George Little kepada wartawan.

Dalam kunjungan kali keempat ke wilayah tersebut sejak Juni, Panetta "menantikan kesempatan ini untuk lebih memajukan strategi jangka panjang keseimbangan kami terhadap Asia-Pasifik," kata Little.

Setelah Australia, Panetta akan terbang ke Thailand, kunjungan pertama oleh seorang kepala Pentagon sejak 2008, sebelum menuju ke Kamboja di mana ia akan bergabung dengan 10 rekannya pada pertemuan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Panetta akan menekankan "pentingnya kesatuan ASEAN bagi stabilitas regional," kata Little.

Amerika Serikat cemas tentang tumbuhnya kekuatan militer China dan sikap tegasnya pada sengketa wilayah di Laut China Selatan serta di tempat lain, didukung seruan-seruan dari beberapa negara di kawasan itu untuk perancangan "tata perilaku" untuk menghindari bentrokan di atas perairan yang berpotensi kaya sumber daya itu.

Perbedaan-perbedaan regional tentang bagaimana menangani China mengenai masalah pencegahan anggota ASEAN dari mengeluarkan pernyataan bersama setelah pertemuan puncak Juli di Phnom Penh, kebuntuan pertama dalam 45 tahun sejarahnya.

Amerika Serikat telah berusaha untuk meyakinkan sekutunya di wilayah yang Washington akan pertahankan dan perluas kehadiran militernya, tetapi beberapa mitra mempertanyakan apakah Amerika memiliki sarana keuangan untuk mendukung ikrar yang memberikan

tekanan anggaran di tiap negara kawasan itu.

Pentagon telah mengerahkan pesawat tambahan dan kapal-kapal angkatan laut ke Timur Tengah di tengah ketegangan dengan Iran.

Lawatan Panetta ke Asia mencerminkan keyakinannya bahwa keamanan AS dan kemakmurannya terkait dengan wilayah Asia-Pasifik, kata juru bicaranya.

Perjalanan menteri diumumkan pada saat ketegangan berkobar di Timur Tengah, dengan para pejabat AS mengakui bahwa jet-jet tempur Iran mencegat pesawat tak berawak Amerika pekan lalu di atas Teluk dan menembaknya setidaknya dua kali.
(H-AK)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Tiada ulasan:

Catat Ulasan