Khamis, 18 Oktober 2012

ANTARA - Peristiwa

ANTARA - Peristiwa


Kasal pimpin sertijab tujuh jabatan strategis Mabesal

Posted: 18 Oct 2012 08:16 AM PDT

Jakarta (ANTARA News) - Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Soeparno memimpin upacara Serah Terima Tugas dan Jabatan tujuh jabatan strategis di jajaran Markas Besar TNI Angkatan Laut, di Gedung Utama Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis.

Ketujuh jabatan yang diserahterimakan yaitu Kepala Dinas Hidro Oceanografi Angkatan Laut (Kadishidros) dari Laksma TNI Toto Permanto kepada Laksma TNI Aan Kurnia, Kepala Dinas Komunikasi dan Peperangan Elektronika Angkatan Laut (Kadiskomlekal) dari Laksma TNI Didik Wahyudi kepada Laksma TNI Yuhastihar, Kepala Dinas Pendidikan Angkatan Laut (Kadisdikal) dari Laksma TNI Asep Burhanudin kepada Laksma TNI Supartono.

Selain itu, jabatan Kepala Dinas Material Senjata dan Elektronika Angkatan Laut (Kadissenlekal) dari Laksma TNI Supartono kepada Kolonel Laut (E) Bambang Sugeng, Kepala Dinas Fasilitas dan Pangkalan Angkatan Laut dari Laksma TNI Suyitno kepada Kolonel Laut (T) Lefrand Alanus Tuelah, Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Laut (Kadislitbangal) dari Laksma TNI Yuhastihar kepada Laksma TNI Irawan H Subekti, dan jabatan Kepala Dinas Psikologi Angkatan Laut (Kadispsial) dari Laksma TNI Aswad kepada Laksma TNI FX Agus Susilo.

Kasal mengatakan, jabatan yang telah diserahterimakan adalah jabatan-jabatan yang sangat penting di tingkat Mabes karena merupakan pelaksana pusat yang menyelenggarakan fungsi serta pembinaan sesuai bidang masing-masing, serta berperan langsung terhadap proses pembinaan TNI AL.

Oleh karena itu, dengan adanya dinamika roda organisasi yang semakin dinamis, serta peningkatan profesionalitas prajurit, maka TNI AL melalui proses seleksi yang ketat, terhormat, serta dapat dipertanggungjawabkan (Wanjakti), telah menunjuk perwira-perwira terbaik untuk menduduki jabatan strategis tersebut, meneruskan tongkat estafet kinerja para pejabat terdahulu yang juga merupakan perwira terbaik dan memiliki kredibilitas yang membanggakan.

"Kami patut berbangga bahwa selama ini upaya-upaya yang dilaksanakan telah berhasil meningkatkan kualitas kinerja organisasi, khususnya di satker-satker yang baru saja diserahterimakan," katanya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Kepala Staf Angakatan Laut Laksamana Madya TNI Marsetio, para Asisten Kasal, para Pangkotama TNI AL, serta para Kepala Dinas di jajaran Mabesal Jakarta.
(S037/S024)

KNPI dorong capres dari kalangan pemuda

Posted: 18 Oct 2012 08:14 AM PDT

Taufan EN Rotorasiko (ANTARA)

Kami siap memajukan nama dari tokoh muda untuk capres,"

Berita Terkait

Jakarta (ANTARA News) - Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Taufan E N Rotorasiko mengatakan, pihaknya mendorong agar tokoh pemuda bisa mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilu Presiden 2014 mendatang.

"Kami siap memajukan nama dari tokoh muda untuk capres," kata Taufan dalam diskusi publik Kaukus Muda Indonesia (KMI) dengan tema `Tekad Kaum Muda Dalam Mewujudkan Perubahan di Indonesia` di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis.

Taufan menjelaskan ada tiga syarat bagi tokoh muda agar dapat bersaing dengan tokoh lainnya pada Pilpres 2014 mendatang, yakni memiliki karakter yang baik, cinta tanah air, dan mandiri.

"Saat ini karakter itu seakan-akan hal yang murah sekali, mudah dibeli dengan harga yang sangat kecil. Nah, ini salah. Harusnya karakter tidak bisa dibeli dengan apa pun juga. Ini yang ingin kita kembalikan," katanya.

Pada bagian lain Taufan mengatakan, KNPI juga mendorong anggotanya yang berminat maju sebagai calon anggota legislatif untuk membekali diri sebaik mungkin sehingga bisa berbuat banyak jika nantinya terpilih.

"Banyak anggota KNPI dari lintas partai yang berambisi jadi caleg pada Pemilu 2014. Jika tidak memiliki strategi implementasi yang baik, maka saya khawatir bukan melakukan perubahan terhadap legislatif, tetapi malah membuat kemunduran," katanya.

Di tempat yang sama, Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto mengatakan, sebaiknya kriteria untuk calon presiden 2014 berasal dari angkatan tahun 70-an.

"Kami memimpikan untuk 2014 adalah Presiden RI generasi yang lahir di tahun 50-an awal atau angkatan 70-an. Demikian pula dengan menteri-menterinya," kata Bima.

Selain itu, Bima juga berpendapat bahwa partai politik yang menduduki parlemen idealnya hanya enam saja.

"Kami lihat parlemen sebaiknya cukup enam parpol, dua parpol Islam dan empat parpol nasionalis," imbuhnya.

Selain itu, sebaiknya anggota DPR yang duduk di dalam parlemen mempunyai tujuan hanya bekerja untuk rakyat, bukan sekedar tidur dan memikirkan mobil mewah.

"Anggota-anggota DPR bukan orang-orang yang tidur di parlemen. tapi bekerja di parlemen. Mereka juga tidak akan menggunakan mobil mewah yang diparkir di basemen," ujarnya.
(S037/S024)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca

Kirim Komentar

Tiada ulasan:

Catat Ulasan