Selasa, 7 Ogos 2012

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Penembak Kuil Sikh di AS Seorang Neo-Nazi

Posted: 07 Aug 2012 06:10 AM PDT

WASHINGTON - Pelaku penembakan di kuil Sikh di Wisconsin Senin (6/8/2012) lalu, ternyata seorang ekstrimis kulit putih. Dirinya juga dikenal sebagai veteran Angkatan Darat Amerika Serikat (AS).

Wade Michael Page masuk ke dalam kuil Sikh pada Senin lalu dan melepaskan tembakan membabi buta ke arah mereka yang berada di dalamnya. Akibatnya, 6 orang tewas dalam kejadian tersebut, sementara tiga lainnya menderita luka parah.

Enam orang tewas seketika, yakni Bhai Seeta Singh, 41, Bhai Parkash Singh, 39, Bhai Ranjit Singh, 49, Satwant Singh Kaleka, 62, Subegh Singh, 84, Parmjit Kaur Toor, 41. Sedangkan Wade sendiri tewas di tangan pasukan keamanan yang mengepungnya.

Pria berusia 40 tahun tersebut diketahui sebagai seorang neo-Nazi yang dipenuhi rasa frustrasi. Wade dikenal sebagai sesosok pria yang menjunjung tinggi supremasi warga kulit putih dibandingkan ras lain. Demikian diberitakan Associated Press, Selasa (7/8/2012).

Penyelidikan menyeluruh pun dilakukan terhadap Wade. Pemerintah federal mengatakan, serangan ini dianggap sebagai percobaan serangan teroris domestik.

Penyidik yang mencari keterangan mengenai Wade, menggambarkan pria tersebut sebagai anggota "Hammerskins Nation". Kelompok tersebut dikenal sebagai kelompok skinhead yang berakar di Texas dan memiliki cabang di Australia dan Kanada. Page diketahui bergabung di militer sejak tahun 1992 hingga 1998.

Sementara menurut lembaga Southern Poverty Law Center, yang selama ini melacak kelompok rasis, Page adalah anggota kelompok band End Apathy and Definite Hate. Pada sampul sebuah album band tersebut, diperlihatkan lengan pria kulit putih yang memukul seorang kulit hitam di wajahnya.

Page tidak pernah sempat diadili akibat ulahnya, dirinya tewas diterjang peluru pasukan kepolisian AS di saat dirinya melakukan aksi pembantaiannya di kuil Sikh tersebut. Ia tewas di lahan parkir kuil Sikh itu.(faj)

Suu Kyi Ditunjuk sebagai Ketua Komite Hukum & Perdamaian

Posted: 07 Aug 2012 05:04 AM PDT

YANGON - Pemimpin oposisi Myanmar Aung San Suu Kyi ditunjuk menjadi ketua komite hukum dan perdamaian. Suu Kyi nantinya akan bertugas untuk memantau dan membantu penerapan aturan hukum di bawah pemerintahan baru negara itu.

Komite ini sendiri nantinya terdiri dari 15 anggota parlemen termasuk mereka yang berasal dari Kachin dan Rakhine dimana kedua negara bagian ini tengah dilanda konflik sektarian.

Tugas yang diemban Suu Kyi di antaranya termasuk tiga hal berikut yakni melakukan upaya untuk mengakhiri konflik etnis, menciptakan perdamaian dan menyusun aturan hukum untuk mengubah konstitusi negara itu. Demikian seperti dilansir Associated Press, Selasa (7/8/2012).

Seluruh dunia kini tertuju pada Myanmar menyusul terjadinya tragedi pembantaian atas etnis Rohingya yang merupakan etnis minoritas di Negara bagian Arakan.

Oleh sejumlah aktivis HAM, Suu Kyi sendiri dinilai "diam" dalam menghadapi tragedi pembantaian terhadap etnis Rohingya. Bahkan posisinya sebagai anggota parlemen mendapat sorotan karena dirinya dinilai tidak kunjung mengambil sikap atas tragedi pembantaian tersebut.

Kendati dalam pidato pertamanya di hadapan parlemen Suu Kyi menyinggung pentingnya perlindungan hak minoritas bagi etnis minoritas namun beberapa akademisi mengklaim, Suu Kyi sama sekali tidak pernah mengutarakan komitmennya untuk melindungi etnis Rohingya.(rhs)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan