Jumaat, 13 Januari 2012

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Belum Ada Laporan, Polri Tak Bisa Lindungi Rosa

Posted: 13 Jan 2012 01:18 AM PST

JAKARTA - Mabes Polri belum memberikan perlindungan kepada Mindo Rosalina Manulang karena terpidana kasus suap pembangunan Wisma Atlet SEA Games itu hingga kini belum melapor.
 
"Kayaknya belum ada," tutur Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution kepada wartawan di Balai Wartawan Mabes Polri, Jumat (13/1/2012).
 
Saud menegaskan pihaknya siap memberikan perlindungan kepada Rosa. Namun, pemberian perlindungan tersebut harus sesuai dengan ketentuan yang dianut oleh LPSK.
 
Jenderal Bintang Dua ini menjelaskan, seorang saksi atau korban terlebih dahulu harus menyampaikan permohonan perlindungan ke LPSK. Setelah itu, dari LPSK baru mengajukannya ke Mabes Polri. "Dalam ketentuan LPSK, permohonan perlindungan ke LPSK dulu baru diteruskan ke Polri," terangnya.
 
Sebelumnya, pengacara Rosa, Muhammad Iskandar mengatakan kliennya kedatangan tamu tak diundang di rumah tahanan Pondok Bambu. Mereka datang pada 26 dan 28 Desember 2011 serta 3 Januari 2012. Salah satu orang tersebut merupakan saudara kandung Nazaruddin. Menurut Iskandar mereka mengintimidasi Rosa. Rosa kemudian melaporkan ancaman ini ke LPSK.
 
Rosa divonis dua tahun lima bulan karena menyuap Wafid Muharram, Sekretaris Kementrian Pemuda dan Olahraga Rp3,2 miliar. Ia juga dituding memberikan fee pada Nazaruddin Rp4,3 miliar. Penyuapan terkait dengan kemenangan PT Duta Graha Indah dalam tender pembangunan Wisma Atlet SEA Games.

(ful)

Full content generated by Get Full RSS.

Sebulan Pimpin KPK, Abraham Cs Belum Memuaskan

Posted: 13 Jan 2012 01:12 AM PST

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah kepemimpinan Abraham Samad telah berjalan hampir sekira sebulan. 16 Desember 2011 lalu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melantik dan mengambil sumpah Abraham Samad Cs di Istana Negara.

Lantas bagaimana masyarakat menilai kinerja KPK dalam rentang waktu satu bulan ini?

Memang sulit untuk menilai kinerja Abraham Samad Cs dalam waktu yang masih seumur jagung. Penilaian masyarakat terhadap KPK di bawah pimpinan Abraham Samad Cs pun beragam

"Saat ini KPK belum bisa memuaskan masyarakat, lantaran beberapa kasus belum selesai, seperti Century," singkat Heru seorang karyawan swasta di Jakarta saat berbincang dengan okezone, Jumat (13/1/2012).

Pendapat berbeda di berikan Satria salah seorang Mahasiswa, dia mengatakan, kinerja KPK di bawah pimpinan Abraham Samad cukup memuaskan. "KPK berani memeriksa sejumlah Menteri, itu sudah prestasi," ucapnya.

Sementarai itu, Juru Bicara KPK, Johan Budi enggan mengomentari soal prestasi yang telah diukir KPK di bawah pimpinan Abraham Samad. "Saya kira belum bisa di ukur dalam sebulan," singkatnya.
 
Lebih lanjut Johan mengatakan bahwa KPK tetap konsisten untuk menjadi lembaga anti korupsi dengan sejumlah kasus yang menjadi prioritas. "Seperti sebelumnya KPK katakan prioritas kasus Century, cek pelawat termasuk wisma atlet ini," terangnya.

Seperti diketahui Abraham Samad terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015, melalui voting di Komisi III DPR. Abraham memperoleh 43 suara, Busyro Muqoddas lima suara, Bambang Widjajanto empat suara, Zulkarnaen tiga suara, dan Adnan Pandu Praja satu suara.
 
Abraham adalah Pimpinan KPK termuda dengan dengan usia 45 tahun, dari pimpinan KPK yang lainnya. Abraham memulai karier sebagai pengacara dan aktivis antikorupsi di kampung halamannya di Sulawesi Selatan.
(ugo)

Full content generated by Get Full RSS.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan