Selasa, 17 Januari 2012

KOMPAS.com - Regional

KOMPAS.com - Regional


Buaya Sepanjang 3 Meter Terjaring Pukat Nelayan

Posted: 17 Jan 2012 07:20 AM PST

Buaya Sepanjang 3 Meter Terjaring Pukat Nelayan

| Glori K. Wadrianto | Selasa, 17 Januari 2012 | 15:20 WIB

BANGKA, KOMPAS.com  — Seekor buaya sepanjang sekitar tiga meter terjaring pukat nelayan di Sungai Pagar Awan, Kabupaten Bangka, Selasa (17/1/2012) pukul 06.00 WIB. Buaya tersebut ditemukan dalam kondisi mati seusai terkena jaring.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, awalnya buaya itu diketahui Muklis (35) yang hendak mengecek jaringnya. Muklis semula memasang jaring di sungai, lalu ia mendapati seekor buaya menyangkut di dalamnya. "Tadinya, abang saya (Muklis) hendak mengecek jaring. Sesaat kemudian di melihat seekor buaya masuk ke jaring. Setelah dicek, ternyata sudah tidak bergerak," kata Mufti, adik Muklis.

Akhirnya, buaya itu menjadi tontonan warga. Bahkan ruas jalan di sekitar rumah Muklis menjadi macet. Pengendara motor dan mobil yang melintas banyak yang berhenti hendak melihat buaya tersebut.

Sumber :

Bangka Pos
Full content generated by Get Full RSS.

Ular Sanca Emas Gemparkan Warga

Posted: 17 Jan 2012 06:55 AM PST

Ular Sanca Emas Gemparkan Warga

| Glori K. Wadrianto | Selasa, 17 Januari 2012 | 14:55 WIB

Banjarmasin Post/Rendy Nicko

Ular Sanca Emas yang ditemukan oleh warga Sungaianing, Kalsel

MARTAPURA, KOMPAS.com — Warga Dusun Sungaianing, Desa Sungaisalak, Kecamatan Astambul, Martaoura, Kalimantan Selatan, digegerkan dengan penemuan seekor ular sawa yang memiliki panjang sekitar empat meter dan diameter perut sebesar betis orang dewasa. Uniknya, ular ini memiliki warna berbeda dengan jenis phyton pada umumnya.

Jika umumnya ular sawa bewarna loreng-loreng gelap, ular tersebut berwarna kuning keemasan di sekujur tubuhnya. Warnanya pun lain dengan sanca, reticulatus jenis albino. Hal inilah yang membuat warga sekitar ramai melihat kebenaran warna kulit ular tersebut. "Warnanya seperti emas. Kalau terkena sinar, kulitnya bisa berkilau," ucap Hamidi, salah satu warga sekitar, Selasa (17/1/2012).

Sumber :

Banjarmasin Post
Full content generated by Get Full RSS.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan