Sabtu, 30 April 2011

Sindikasi welcomepage.okezone.com

Sindikasi welcomepage.okezone.com


Latihan Persib Tidak Optimal Karena Lapangan

Posted: 30 Apr 2011 01:15 AM PDT

BANDUNG - Minimnya faslitas lapangan di Bandung membuat skuad Persib Bandung belum optimal melakukan latihan. Padahal pekan ini, seharusnya jadi ajang pemantapan pola permainan. Pada sesi latihan Sabtu pagi, Eka Ramdani dan kawan-kawan hanya menggunakan separuh luas lapangan.

Pelatih Persib Daniel Roekito mengakui tidak bisa mengoptimalkan lapangan Siliwangi. Pasalnya, dalam latihan dia hanya memberikan game yang diikuti sebagian pemainnya. "Harusnya hari ini kita lakukan peragaan. Tapi lapangan tidak bisa dipakai, gawang saja tidak bisa digunakan. Jadinya, latihan hari ini hanya game kecil saja," ungkap Daniel kepada wartawan usai memimpin anak asuhnya di Stadion Siliwangi, Sabtu (30/4/2011).

"Game diikuti 4 hingga 8 pemain. Mereka dibagi jadi dua kelompok. Atau 3 dengan 6 pemain," beber pelatih berusia 58 tahun ini. Batalnya program latihan menurut Daniel akan berusaha diperbaiki secepatnya.

"Mulai Senin kita mulai lagi dengan strategi. Tapi saya ingi lapangan yang berbeda," tuturnya. Lapangan di Stadion Siliwangi memang sedang dalam tahap renovasi. Bahkan sebagian tribun sudah mulai dipugar.

Persib sendiri masih menjalani program latihan jelang pertandingan away menghadapi Persijap Jepara, Sabtu nanti (7/5). Seperti diketahui, Matsunaga Shohei cs dituntut memahami pola 3-5-2. Kembalinya pola tersebut dari pola sebelumnya 4-4-2 dirasakan para pemain untuk terus melakukan adaptasi.

"Saya serahkan semuanya pada manajemen soal lapangan. Tapi, kondisi tim saat ini tidak ada masalah meski sulit mendapatkan lapangan yang terbaik. Dengan kejadian ini, tim seharusnya lebih padu," tandasnya.
Persib akan kembali berlatih di lapangan Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pudikpom) Cimahi, mulai Senin (3/5/2011). (far)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Kedatangan PM China Juga Pererat Hubungan ASEAN

Posted: 30 Apr 2011 01:12 AM PDT

JAKARTA - Kunjungan Perdana Menteri China Wen Jiabao ke Jakarta, bukan hanya menunjukan peningkatan hubungan dengan Indonesia melainkan juga untuk Association of South East Asia Nations (ASEAN). 


Menlu RI Marty Natalegawa menyakini bahwa China juga berpandangan bahwa tatanan global dewasa ini ditandai oleh dinamika yang kompleks.


Selain itu masih berkelanjutannya ancaman yang bersifat tradisional, telah timbul berbagai bentuk ancaman nontradisional yang kesemuanya menuntut peningkatan kerja sama antarnegara. Tantangan tersebut mustahil diatasi secara nasional semata.


Dalam mengatasi berbagai tantangan tersebut, terdapat ruang dan peluang bagi negara-negara yang dinamakan emerging powers untuk juga memberikan kontribusi.


"Dalam mencapai tujuan termaksud, kemitraan strategis Indonesia-Tiongkok sangat mutlak. Demikian pula, peningkatan hubungan ASEAN dan Republik Rakyat Tiongkok, yang tahun ini berusia 20 tahun, juga menjadi bagian penting," ucap menlu seperti dalam keterangan pers yang dikirim kepada okezone, Jakarta (30/4/2011).


Menlu juga menyebut potensi kontribusi yang dapat diberikan oleh East Asia Summit dalam mencapai kawasan yang damai, aman dan stabil. Indonesia, memiliki tekad yang kuat untuk menjalin kemitraan dengan Tiongkok dan negara lainnya dalam forum-forum global.

(faj) Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen