Selasa, 26 April 2011

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Indonesia Kembali Minta Thailand-Kamboja Berdamai

Posted: 26 Apr 2011 06:02 AM PDT

JAKARTA - Indonesia, selaku Ketua ASEAN, sekali lagi menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas berlanjutnya permusuhan antara Thailand dan Kamboja pada wilayah perbatasan kedua negara.


Penghentian saling serang antara kedua negara yang terjadi akhir-akhir ini harus terus diupayakan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa lebih jauh lagi, kerusakan material, dan penderitaan pengungsi warga sipil.


Penggunaan kekuatan bersenjata sama sekali tidak sejalan dengan visi kesatuan komunitas ASEAN.Indonesia meyakini upaya diplomasi harus terus dilanjutkan. Demikian dalam keterangan pers yang dikirim kepada okezone, Selasa (26/4/2011) 

Indonesia menyerukan kedua belah pihak untuk menunjukkan keteguhan hati untuk mencapai gencatan senjata. 

Dalam tahap yang penting ini, Indonesia selaku Ketua ASEAN juga menyerukan kedua Negara agar mewujudkan komitmennya untuk mencari solusi damai guna menyelesaikan permasalahan antara Kamboja dan Thailand.


Melalui Kementerian Luar Negeri, kembali Indonesia mengingatkan bahwa baru sekitar dua minggu lalu, pada pertemuan JBC di Bogor, pihak Kamboja dan Thailand telah bertekad untuk menyelesaikan permasalahan antara kedua belah pihak melalui upaya diplomasi, serumit apapun masalah yang dihadapi.

(faj) Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Usai Kabur, 65 Tahanan Afghanistan Kembali Ditangkap

Posted: 26 Apr 2011 05:10 AM PDT

KANDAHAR - 65 tahanan dikabarkan kabur dari sebuah penjara di Afghanistan Senin 25 April kemarin. Namun, hari ini 65 tahanan tersebut saat ini sudah berhasil diciduk kembali. 


Tahanan yang sebagian merupakan anggotan militan, kabur lewat terowongan yang menurut Taliban dibangun selama lima bulan. Mereka sengaja menggali terowongan menuju penjara yang ada di Kandahar tersebut. Kandahar selama ini memang dikenal sebagai kota jantung pertahanan dari Taliban.


Proses pencarian besar-besaran pun dilakukan untuk menangkap kembali para tahanan yang kabur. Awalnya sekira 500 orang berhasil kabur dari penjara tersebut. 100 diantaranya merupakan komandan militan Taliban.


"Pasukan keamanan Afghanistan dan pasukan internasional (ISAF) melakukan pencarian besar-besaran, setelah para tahanan ini kabur. Warga sipil juga turut membantu proses pencarian ini," pernyataan dari pihak berwenang Kandahar seperti dikutip Reuters, Selasa (26/4/2011).


"Pasukan gabungan telah berhasil menangkapi 65 tahanan yang kabur," lanjut pernyataan tersebut.


Aksi bobol penjara ini merupakan yang kedua kalinya terjadi dalam tiga tahuh terakhir. Hal ini mengancam hasil positif dari operasi yang dilakukan pasukan koalisi asing dengan pasukan Pemerintah Afghanistan.


Hal ini juga membuat malu seluruh pihak keamanan Afghanistan yang akan mengemban tanggung jawab besar, menjaga keamanan Afghanistan secara penuh pada 2014 mendatang.

(faj) Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen