Rabu, 6 April 2011

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Suriah Cabut Larangan Jilbab di Sekolah

Posted: 06 Apr 2011 06:06 AM PDT

BEIRUT – Kementerian Pendidikan Suriah mengubah keputusan yang melarang guru mengenakan niqab, jilbab yang hanya memperlihatkan bagian mata. Pihak berwenang juga menutup satu-satunya pusat perjudian di Suriah.
 
Langkah tersebut nampaknya sebagai upaya untuk menyenangkan mayoritas Muslim di Suriah seiring Pemerintahan yang menghadapi aksi protes pro-reformasi di seluruh negeri dan mengakibatkan lebih dari 80 orang tewas dalam tiga pekan.
 
Media pemerintah melaporkan keputusan Pemerintah Suriah tersebut mengizinkan para guru yang mengenakan niqab bisa kembali bekerja dan memerintahkan penutupan Casino Damaskus pada hari ini.
 
Pada Juli, pihak berwenang Suriah memecat 1.200 guru wanita yang mengenakan niqab. Keputusan tersebut dibuat untuk menjaga identitas sekuler negara tersebut.
Warga Muslim juga marah ketika Casino Damaskus beroperasi pada tahun baru.
(rhs)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Putra Mubarak Diperiksa atas Kasus Korupsi

Posted: 06 Apr 2011 05:02 AM PDT

KAIRO – Panel juri Mesir memanggil putra mantan Presiden Hosni Mubarak, Gamal, untuk dimintai keterangan terkait penyelidikan kasus korupsi yang dilakukan mantan pemimpin Mesir.
 
Dikutip dari koran pemerintah Al-Ahram, Gamal Mubarak akan hadir sebelum persidangan pekan depan. Sementara itu, kepala staf mantan Presiden Mubarak akan dimintai keterangan pada Jumat 8 April.
 
Dalam koran tersebut dikatakan, panel juri, yang dibentuk untuk menyelidiki penghasilan haram, akan meminta keterangan Gamal mengenai pengaduan bahwa dirinya menggelembungkan kekayaan secara ilegal. Demikian dilansir AFP, Rabu (6/4/2011).
 
Gamal, putra Mubarak yang paling kecil, memegang jabatan senior di partai yang berkuasa di Mesir dan diyakini memiliki ambisi untuk menjadi presiden, namun Gamal membantah hal tersebut.
 
Keyakinan luas bahwa ayahnya akan menunjuk Gamal sebagai penerusnya semakin memperbesar penentangan terhadap mantan Presiden Mubarak, yang dipaksa turun pada Februari setelah 18 hari aksi demonstrasi.
 
Meskipun pengunduran diri Mubarak merupakan permintaan utama para pengunjuk rasa, demonstrasi terus berlanjut menuntut dilakukan persidangan terhadap Mubarak dan mantan pejabat di masa pemerintahannya.
(rhs)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen