Ahad, 10 April 2011

ANTARA - Peristiwa

ANTARA - Peristiwa


Anas Urbaningrum Puji Langkah Ormas Garansi

Posted: 10 Apr 2011 07:22 AM PDT

Anas Urbaningrum (FOTO.ANTARA)

Berita Terkait

Jakarta (ANTARA News) - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Anas Urbanigrum memuji langkah Gerakan Aman Adil Sejahtera atau Garansi yang dinilai cermat dalam membaca persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

"Diskusi yang diselenggarakan Garansi dengan tema `Ekonomi Kerakyatan Tulang Punggung Peningkatan Kesejahteraan Rakyat` merupakan langkah tepat yang dapat mencerahkan masyarakat sekaligus membangun spirit dan motivasi untuk menjadi lebih baik," kata Anas ketika menutup rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Garansi, di Serang, Banten, Minggu.

Rakernas Garansi, salah satu organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang berafiliasi kepada Partai Demokrat, berlangsung selama tiga hari, Jumat (8/4) hingga Minggu (10/4), yang dihadiri pengurus Garansi dari seluruh daerah di Indonesia.

Anas sebelum menutup rapimnas juga memberikan materi pembekalan terhadap pengurus Garansi dari seluruh Indonesia.

"Rapimnas ini merupakan kesempatan berharga, karena pertemuan ini dapat mencerahkan dan memotivasi para pengurus Garansi untuk menularkan bekal yang telah diterimanya kepada rekan dan basis massa di daerahnya masing-masing," katanya.

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) ini menambahkan, pemilihan tema peningkatan kesejahteraan rakyat merupakan pilihan tema yang tepat dan implementatif.

Isu kerakyatan, kata dia, merupakan basis terpenting bagi rakyat, karena sesuai amanah konstitusi pembangunan yang dilakukan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

"Karena itu, pembangunan ekonomi harus berbasis kepada kekuatan rakyat," kata Anas yang menduduki jabatan Ketua Dewan Pembina Garansi.

Ketua Umum Garansi Gondo Radityo Gambiro mengatakan, Garansi tetap berkosentrasi pada program mendorong terwujudnya kesejahteraan rakyat.

Radityo meyakini Garansi dengan kepengurusan anggota dari yang aktif di beberapa partai politik dapat mengedepankan aspirasi masyarakat Indonesia.

Salah satu Ketua DPP Partai Demokrat ini menegaskan, Garansi adalah Ormas dan tidak akan menjadi partai politik.

Rapimnas I Garansi dihadiri sekitar 200 orang perserta yakni pengurus Garansi dari seluruh Indonesia.

Selama tiga hari rapimnas, para peserta mendapat pembekalan berbagai materi dari sejumlah tokoh antara lain Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Menteri Perhubungan Freddy Numberi, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhamad, serta Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar.

Menurut Gambiro, pembekalan dari sejumlah menteri kabinet terebut sasarannya untuk menambah wawasan dan pengalaman, serta menjadi masukan dan menguatkan motivasi para peserta.

"Agenda paling utama pada Rapimnas I Garansi ini adalah diskusi dengan tema gerakan ekonomi kerakyatan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan.

Garansi adalah Ormas yang dibangun oleh Gondo Radityo Gambiro sejak tujuh tahun lalu.(*)

(T.R024/E005)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Roy: Perlu Penyederhanaan Fraksi di DPR

Posted: 10 Apr 2011 06:53 AM PDT

Jakarta (ANTARA News) - Pelaksana Harian Pimpinan Kolektif Nasional Partai Demokrasi Pembaruan Roy BB Janis mengatakan, daripada menyederhanakan jumlah partai politik, lebih baik menyederhanakan fraksi menjadi tiga bagian di gedung DPR RI.

"Mau ada 50 partaipun tidak apa-apa di DPR. Tapi sistem fraksinya yang mesti diperbaiki. Sekarang ini kan 9 partai, 9 fraksi. Coba dibuat sederhana, 3 fraksi misalnya, fraksi pemerintah, fraksi oposisi dan fraksi partai tengah. Fraksi di DPR yang disederhanakan, bukan partai politiknya," kata Roy dalam keterangan persnya di DPP PDP, Jakarta, Minggu.

Mantan politisi PDIP itu menambahkan, penentuan PT itu tidak hanya mematikan partai-partai kecil, tapi juga membunuh demokrasi yang sudah berkembang dengan baik.

"Itu namanya demokrasi gampang-gampangan saja. Gak bisa. Suara sekecil apapun harus dihargai. Tidak bisa partai kecil bergabung begitu saja. Itu tidak bisa begitu. Dulu kita merdeka tidak begitu. Tidak bisa digeneralisir dan disuruh bergabung kayak matematika.  Berdemokrasi itu bukan bermatematika," kata dia.

Menurut dia, usulan dari partai-partai di gedung DPR RI soal Parliementary Threshold (PT) atau ambang batas untuk bisa duduk di gedung DPR RI adalah "permainan" licik dari partai-partai besar untuk memudahkan meraup suara pada Pemilu 2014, terutama partai-partai besar.

"Parliementary Threshold itu sendiri kan hanya akal-akalan partai besar saja untuk meraih suara di pemilu mendatang," kata Roy.

Roy menyebutkan, indikasi akal-akalan tersebut bisa dilihat dari usulan PT yang dipasang oleh Partai Golkar sebesar 7 persen. Ia mengatakan, usulan tersebut karena Golkar ingin mematikan mematikan Hanura dan Gerindra. Begitu juga dengan Demokrat yang mengusulkan  4 persen, sebab Demokrat juga ingin mematikan partai pendukungnya. Partai Kebangkitan Bangsa yang mengusulkan 3 persen, PKB tak akan mampu mencapai lebih dari 3 persen.

"Itu ada logika-logika yang melatarbelakangi itu. Jadi ada interest masing-masing. Yang ada kepentingan partai-partai saja yang menyesuaikan dengan target-target perolehan suara pemilu mendatang. Jadi tidak ada yang serius tujuannya," kata Roy.

Ia juga menyatakan, alasan penyederhanaan partai dengan mengusulkan angka PT dikarenakan rakyat sudah muak dengan partai politik, menurut Roy, alasan tersebut sengaja dibuat-buat oleh politisi di Senayan.

"Rakyat dianggap marah. Padahal rakyat marahnya dengan partai-partai besar. Itu logika-logika yang banyak dibikin terbalik dan mengklaim rakyat itu marah pada partai-partai besar yang ada, PDIP, Golkar, Demokrat. Padahal mereka ingin untung sendiri," ujar dia.(*)
(Zul/R009)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen