Selasa, 5 April 2011

ANTARA - Mancanegara

ANTARA - Mancanegara


Sekjen PBB Kutuk Pembakaran Al-qur`an di Florida

Posted: 05 Apr 2011 08:44 PM PDT

Ban Ki-moon (ANTARA/Maha Eka Swasta)

Berita Terkait

PBB, New York (ANTARA News) - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon, Selasa, mengutuk pembakaran kitab suci Al-Qur`an baru-baru ini di Florida, Amerika Serikat, menyebut tindakan tersebut berlawanan dengan upaya PBB memajukan toleransi antar-agama.

Pernyataan keras Sekjen PBB itu diutarakan saat dirinya melakukan pertemuan dengan sekelompok duta besar negara-negara Organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk PBB.

Seperti yang dikutip juru bicaranya, Martin Nesirky, di Markas Besar PBB, New York, Ban mengatakan dirinya mengecam keras pembakaran di Florida baru-baru ini dan sejak rencana aksi pembakaran buku suci Islam itu mulai muncul tahun lalu.

"Sekjen PBB mengutuk pembakaran (Al-Qur`an) dan mengatakan tindakan itu tidak dapat dimaafkan oleh agama apapun. Aksi-aksi seperti itu berlawanan dengan upaya-upaya PBB dan banyak pihak di dunia dalam memajukan toleransi, pemahaman antar-budaya serta sikap saling menghormati antar-budaya dan agama," tutur Nesirky.

Pada saat yang sama, Ban Ki-moon menyampaikan terima kasih kepada para duta besar untuk pernyataan kecaman serta duka cita atas serangan yang dialami kantor PBB di Mazar-i-Sharif di Afghanistan.

"Sekjen mengatakan serangan itu tidak bisa dibenarkan untuk alasan apapun," kata Nesirky.

Penyerangan terhadap kantor Misi Pelayanan PBB di Afghanisan (UNAMA) di Mazar-i-Sharif terjadi pada Jumat pekan lalu hingga menewaskan 11 orang, termasuk tiga anggota staf internasional UNAMA serta empat tentara Nepal, Gurkha, yang bertugas sebagai penjaga keamanan kompleks kantor UNAMA.

Seperti yang dilaporkan media massa, serangan dilakukan oleh sekelompok pengunjuk rasa yang memprotes pembakaran kitab suci Al Quran oleh seorang pastur di sebuah gereja di Florida, Amerika Serikat, pada 20 Maret lalu.

Aksi pembakaran Al-Quran dilakukan dengan pengawasan Terry Jones, pastur yang tahun lalu dikecam banyak pihak karena rencananya membakar Al-Quran untuk memperingati serangan 11 September 2001 di AS.

Sebelumnya kecaman juga datang dari Pemerintah AS.

Presiden Barack Obama akhir pekan kemarin mengatakan pembakaran Al-Qur`an itu sebagai tindakan yang sangat tidak toleran dan fanatik.

Pada saat yang sama, ia juga mengecam kekerasan yang dilakukan pengunjuk rasa di Afghanistan dalam memprotes aksi pembakaran tersebut.
(*)

Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Israel Serang Gaza

Posted: 05 Apr 2011 06:33 PM PDT

Ilustrasi (ist)

Berita Terkait

Gaza City, Wilayah Palestina (ANTARA News) - Pesawat tempur Israel Rabu menggempur dua target di Jalur Gaza, melukai empat orang, di antaranya seorang wanita hamil, kata petugas medis Palestina dan para saksi mata.

Mereka mengatakan sasaran-sasaran Israel mencakup sekelompok gerilyawan dan sebuah pabrik plastik. Keduanya berada di timur Kota Gaza.

Semua korban terluka berasal dari pabrik tersebut, kata mereka menambahkan.

Pejabat medis Gaza, Adham Abu Selmiya, mengatakan kepada AFP bahwa ibu hamil itu adalah salah satu dari dua perempuan terluka dalam serangan. Luka keempat korban dilukiskan sebagai tidak terlalu berat.

Seorang juru bicara militer Israel mengatakan kepada AFP bahwa pesawat tempur mereka menghantam "dua terowongan teroris", ungkapan militer Israel. Disebutkan pula bahwa terowongan itu sedang dipersiapkan oleh gerilyawan Gaza untuk melancarkan serangan lintas-perbatasan.

Pada Selasa, pada saat faksi Palestina bertemu untuk membahas ketegangan-ketegangan dengan Israel di sepanjang perbatasan Gaza, serdadu Israel membunuh seorang pria di utara jalur itu.

"Seorang pemuda Palestina tewas oleh tembakan meriam tank Israel di dekat Erez," kata pejabat medis Gaza, Abu Selmiya, pada saat itu, mengidentifikasi dirinya sebagai Mohammed Ziyad Shalha.

Sebelumnya, saksi melaporkan telah melihat tentara Israel menembak dua laki-laki dalam area yang sama yang dikatakan sedang mengumpulkan kerikil.

Tentara Israel membenarkan pihaknya menembak seseorang di dekat pagar perbatasan, tetapi seorang juru bicara menyebutkan hanya satu orang yang ditembak.

"IDF mengidentifikasi seorang pria bersenjata dekat pagar keamanan di utara Jalur Gaza dan menembak ke arahnya," katanya. "Mereka mengidentifikasi satu penembakan."
(*)

Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen