Isnin, 7 Mac 2011

ANTARA - Mancanegara

ANTARA - Mancanegara


Gaddafi Cari Jalan Mundur Terhormat

Posted: 07 Mar 2011 08:25 PM PST

Pemimpian Libya Muammar Gaddafi bersama Jurnalis ABC NEWS Christiane Amanpour yang mewancarainya beberapa waktu lalu. (FOTO ANTARA/REUTERS/ABC NEWS/Handout)

Dia telah memulai menjalin kontak dengan negara-negara Afrika dan Arab dalam rangka mencari tempat aman yang membuatnya meninggalkan Libya"

Berita Terkait

Video

Kairo (ANTARA News) - Dua suratkabar Arab dan stasiun televisi berita Aljazeera, Selasa pagi WIB, melaporkan bahwa pemimpin Libya Muammar Gaddafi tengah mencari kesepakatan yang membuatnya mundur dari kekuasaan, namun tidak ada konfirmasi resmi menyangkut laporan tersebut.

Al Jazeera mewartakan bahwa Gaddafi telah menawari para pemberontak Libya untuk mengadakan sebuah pertemuan parlemen demi meratakan jalan baginya untuk mundur di bawah jaminan-jaminan tertentu.

TV berita ini melaporkan bahwa Gaddafi telah melayangkan  proposal itu kepada dewan interim yang mewakili sebagai besar wilayah timur yang dikuasai oposisi.

Mengutip sumber-sumber di parlemen Libya, Aljazeera mewartakan bahwa Gaddafi mencari jaminan keamanan untuk dirinya dan keluarganya, serta satu ikrar bahwa mereka tidak akan diadili.

Al Jazeera melaporkan bahwa sumber-sumber dari dewan interim itu mengatakan kepada reporternya di Benghazi bahwa tawaran itu ditolak karena tawaran itu akan menjadi jalan keluar terhormat bagi Gaddafi namun akan menyinggung perasaan para korban kezalimannya.

Harian Asharq al-Awsat yang berbasis di London dan harian al-Bayan yang berkantor di Uni Emirat Arab, juga mengutipkan sumber-sumber tak bernama yang menyatakan Gaddafi memang tengah mencari kesepakatan.

Seorang sumber yang dekat dengan dewan interim mengaku kepada Reuters bahwa dia pernah mendengar satu formula tengah diusulkan oleh pihak lain yang menyebutkan Gaddafi menyerahkan kekuasaan kepada ketua parlemen, lalu meninggalkan Libay dengan jaminan uang pada jumlah tertentu.

"Saya telah diberi tahu bahwa masalah uang ini adalah kendala serius dari sudut pandang dewan (interim) nasional," kata sumber ini seraya menyebutkan bahwa informasinya ini berasal dari sebuah sumber yang dekat sekali dengan dewan tersebut.

Essam Gheriani, humas pada dewan interim, membantah, "Tidak ada tawaran itu disampaikan kepada dewan, sepanjang yang saya perhatikan."
 
Mengajak dialog

Jadallah Azous Al-Talhi, salah seorang anggota utama penguasa dan mantan perdana menteri pada 1980an, mengajak para pemimpin pemberontak untuk berdialog, dan ini mengisyaratkan bahwa Gaddafi mungkin telah bersiap untuk mencari kompromi dengan lawan-lawan yang menentang kekuasaannya yang sudah empat dekade itu.

Fakta bahwa televisi negara telah menayangkan ajakan Talhi ini adalah indikasi bahwa pernyataan itu resmi penyataan negara.

Namun dewan itu mengatakan bahwa tidak ada ruang untuk dialog lebih lapang dengan Gaddafi dan setiap pembicaraan harus didasarkan pada basis bahwa dia harus keluar (dari kekuasaan).

Ditanya perihal pidato Talhi tersebut, seorang tokoh pemberontak Ahmed Jabreel berkata kepada : "Talhi adalah teman dekat saya dan dia sangat dihormati di Libya sebagai seorang yang berani menentang Gaddafi.

"Namun kami harus memperjelas semua ini bahwa segala negosiasi harus dilandaskan pada dasar bahwa Gaddafi akan lengser. Tak ada kompromi selain itu."

Asharq al-Awsat, mengutip sumber-sumber terpercaya Libya di Benghazi, mengatakan bahwa Gaddafi telah mengirimkan seorang juru  runding kepada dewan interim pemberontak bahwa dia bersedia mundur namun mesti mendapatkan jaminan keamdaan untuk dirinya sendiri, dan seluruh keluarganya, serta harta kekayaaannya.

Mengutip satu sumber pada lingkar terdalam Gaddafi, Al Bayan melaporkan bahwa pemimpin Libya itu telah mulai mencari tempat aman di luar Libya.

"Dia telah memulai menjalin kontak dengan negara-negara Afrika dan Arab dalam rangka mencari tempat aman yang membuatnya meninggalkan Libya melalui sebuah cara yang sesuai dengan posisinya dan tidak menjatuhkan martabatnya," kata sang sumber.

Dia mengatakan bahwa perpecahan besar dalam angkatan bersenjata Libya telah menyebabkan Gaddafi kehilangan kendalinya di banyak bagian dari negerinya sehingga jatuh ke tangan pemberonta, demikian salah satu cuplikan dari artikel sang sumber di koran Arab itu.

Salah seorang putera Gaddafi, Saadi, mengatakan bahwa Libya akan jatuh ke kubangan perang saudara jika ayahnya diturunkan, lapor televisi Alarabiya, Senin lalu.

"Situasianya sangat berbahaya. Dari perspektif perang saudara, sang pemimpin harus memainkan peran yang amat sangat besar dalam menenangkan Libya dan meyakinkan rakyat untuk duduk bersama," kata Saadi Gaddafi dalam wawancaea dengan televisi Arab itu.

"Jika sesuatu menimpa si pemimpina, siapa yang mengendalikan? Perang saudara akan dimulai," sambungnya. (*)

Reuters/Jafar

Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Nenek Termuda di Dunia

Posted: 07 Mar 2011 07:14 PM PST

Rifca dan cucunya, Ion (-)

-

Berita Terkait

London (ANTARA News) - Seorang perempuan Gipsy menjadi nenek termuda di dunia dengan usia 23 tahun.

Daily Mail melaporkan, Rifca Stanescu asal desa Investi, Rumania, melahirkan putrinya, Maria, saat berusia 13 tahun. Maria saat menginjak usia 11 tahun melahirkan anak laki-laki bernama Ion.

"Saya bahagia menjadi nenek tetapi saya mengharapkan hal lain bagi Maria dan  saya. Ion anak yang baik dan dia sudah bertunangan dengan seorang gadis berusia 8 tahun. Laki-laki punya nasib lebih baik  - mereka tidak harus menderita seperti anak perempuan," kata Rifca. Ia kini berusia 25 tahun.

Rifca lahir tahun 1985. Dia menentang keinginan keluarganya dan kawin lari dengan penjual perhiasan Ionel Stanescu. Saat itu Rifca berusia 11 tahun dan pacarnya 13 tahun.

Setahun sesudah mereka menikah, Rifca mengandung Maria.

"Saya ingin menikahinya, jadi saya setuju, dan tentu saja setelah kami menghabiskan malam bersama, tak ada seorang pun yang bisa memisahkan kami. Saya dijodohkan dengan anak laki-laki lain tapi saya tak mau," kata Rifca.

Budaya gipsy sangat menjunjung keperawanan dan para perempuan dinikahi dalam usia muda sehingga suami bisa memastikan istrinya perawan.Keperawanan akan ditukar dengan mahar mahal dari keluarga calon suami. Kehilangan keperawanan berarti kesepakatan dibatalkan.

"Dulu ada banyak perkelahian, sekali waktu ayah saya bahkan menyerang suami saya dengan pisau. Dia (ayah Rifca) ingin suamiku membayar 500.000 lei sebagai kompensasi. Keluarga saya bahkan membawa saya pulang tetapi setelah tiga hari saya kabur lagi demi bersamanya," tambah Rifca.

Setelah Maria lahir, keluarga Ionel membayar mahar kepada ayah Rifca dan semua selesai.

Kelahiran Maria membuat ibu Rifca menjadi nenek dalam usia 40 tahun.

Rifca mengatakan dia memohon kepada putrinya maria untuk tinggal di sekolah dan menyelesaikan pendidikannya.

Maria memutuskan untuk mengikuti jejak ibunya dan menikah. Dalam enam bulan dia mengandung Ion.

Dia mengatakan dalam komunitas gipsy pasangan yang menikah dalam usia muda itu biasa.

"Saya tidak berusaha menghentikan putri saya menikah karena ini tradisi, itulah yang terjadi," kata dia.
(ENY/A038/BRT)

Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan