Rabu, 23 Februari 2011

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Polsek Kampar Diserang, Propam Periksa 3 Polisi

Posted: 23 Feb 2011 11:07 PM PST

PEKANBARU- Penyerangan kantor Polisi Polsek Kampar, Riau, pada Rabu petang diduga disebabkan penangkapan Zulkifli yang ditenggarai sebagai Bandar judi togel. Polisi pun memeriksa tiga polisi yang diduga melakukan penangkapan tersebut.

Tiga anggota polisi itu adalah Briptu Pandlan, Brigadir Mailan, dan Aipda Candra. Saat ini mereka tengah menjalani pemeriksaan karena diduga melakukan salah tangkap.

"Saat ini ketiganya yang merupakan anggota bagian Reserse Kriminal Polsek Kampar diperiksa tim dari Propam dan telah kami tahan," kata Kapolres Kampar AKBP MZ Mutaqien kepada okezone, Rabu (24/4/2011).

Pada kesempatan yang sama, Mutaqien membantah jika polisi melakukan penganiayaan terhadap Zulkifli.

"Saat dilakukan penangkapan, Zulkifli melakukan perlawanan hingga dia terjatuh dan mulutnya berdarah, jadi kami belum lihat adanya upaya kekerasan dalam kasus ini," tuturnya.

Namun isu yang beredar Zulkifli dianiaya polisi. Massa yang tidak terima, kemudian mendatangi Mapolsek Kampar. Bentrokan tidak dapat dihindari begitu warga melihat Zulkifli luka-luka tadi malam.

Pasukan Polres Kampar yang diperbantukan pun tidak mampu mengendalikan masa yang telah beringas. Mapolsek akhir porak-poranda dirusak massa. Aksi mereda setelah pasukan antihuru-hara dari TNI AD dan Brimod datang ke lokasi.

"Kerusakan yang diderita akibat penyerangan Polsek Kampar adalah satu mobil patroli polis hancur dan mobil dinas bermerek Nissan Terano juga rusak. Dan kaca Mapolsek juga semuanya pecah," beber Kapolres Mutaqien.(kem)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Baasyir "Seret" Gories Mere di Persidangan

Posted: 23 Feb 2011 11:02 PM PST

JAKARTA - Tersangka kasus terorisme Abu Bakar Baasyir menyeret nama Gories Mere dalam eksepsi yang dibacakannya di persidangannya. Menurutnya, tuduhan-tuduhan kepada dirinya hanyalah rekayasa Densus antiteror 88.

"Densus 88 mempunyai pasukan khusus satgas anti-bom di bawah komando Gories Mere. Pembentukan dan operasi Densus dibiayai Firaun Amerika dan Australia," kata Baasyir saat membacakan eksepsinya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (24/2/2011).

Baasyir mengungkapkan, karena itu Densus 88 hakekatnya adalah alat Firaun Amerika Serikat dan Australia yang misinya adalah memberantas dan menghabisi para pejuang penegak syariat Islam dan mujahidin di Indonesia dengan rekayasa kotor memerangi teroris.

Gories Mere, perwira tinggi Polri Angkatan 1976 ini, kerap dituding menjadi Komandan Satgas Anti-Bom. Dia bertanggungjawab langsung kepada Kapolri. Satgas Anti-Bom inilah yang paling berperan dalam menyiksa dan membunuhi para tersangka aktivis Islam yang dituduh sebagai teroris.(ugo)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen